Jumat, 19 Juni 2020

9 Cara Menghilangkan Karang Gigi tanpa Perlu ke Dokter


Cara Menghilangkan Karang Gigi di Rumah Tanpa Dokter

1. Bersihkan dengan Benang (Flossing)


Menyikat gigi hanya membersihkan permukaan gigi kamu saja.

Tidak bisa menjangkau bagian terdalam terutama pada sela-sela gigi.

Cara yang ampuh untuk menghilangkan karang di sela-sela gigi adalah membersihkan dengan benang (dental floss).

Geseklah benang di sela-sela gigi secara perlahan.

Hindari menggesek benang ke sela gigi dan gusi terlalu keras.

Bukanya bersih, hal tersebut malah dapat melukai gusi dan membuatnya jadi berdarah.

Benang gigi efektif untuk membersihkan sela-sela dan bagian terdalam gigi yang sulit dijangkau oleh bulu sikat.

2. Rajin Membersihkan Lidah

Tahukah kamu bahwa 50 persen bakteri di mulut bersarang pada permukaan lidah?

Maka dari itu, kamu harus rajin membersihkan lidah.

Campuran air liur dan bakteri dapat membentuk plak di atas permukaan lidah.

Sayangnya, plak ini tidak bisa dihilangkan hanya dengan membilasnya dengan air atau berkumur pakai obat kumur.

Cara terbaik dan paling efektif untuk menghilangkan plak yang menempel di permukaan lidah adalah dengan menyikat lidah.

3. Berhenti Merokok

Cara paling ampuh yang lain untuk menghilangkan karang gigi adalah dengan berhenti merokok.

Selain menyebabkan gangguan fungsi jantung dan paru-paru, merokok ternyata juga dapat menyebabkan masalah gigi dan mulut.

Salah satunya adalah karang gigi.

Kandungan bahan kimia dalam rokok dapat memicu pembentukkan karang gigi yang semakin banyak.

Bahkan, karang gigi orang yang merokok cenderung berwarna hitam pekat ketimbang kamu yang tidak merokok.

4. Menggunakan Baking Soda

Selanjutnya, cara menghilangkan karang gigi dengan baking soda sering dilakukan banyak penghuni rumah.

Mereka mengganti pasta gigi dengan adonan campuran baking soda juga garam.

Baking soda dapat menghilangkan dan memutihkan gigi dengan cepat.

Ini juga bisa jadi cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras.

Caranya, cukup ambil 1 sendok makan baking soda lalu tambahkan sejumput garam dan aduk rata.

Lalu, celupkan sikat gigi yang sudah dibasahi kedalam campuran ini.

Mulailah menyikat gigi selama 2 menit lalu kumur-kumur dengan air bersih.

5. Gunakan Kulit Jeruk

Cara sederhana menghilangkan karang gigi selanjutnya adalah dengan menggunakan kulit jeruk.

Ini termasuk cara tradisional, alami, dan cepat yang masih dipakai banyak orang.

Jeruk merupakan buah dengan banyak vitamin dan nutrisi.

Bersihkan terlebih dahulu kulit jeruk lalu gosokkan langsung pada gigimu.

Gosok hingga rata dan jangan langsung berkumur.

Biarkanlah semalaman hingga pagi hari baru kamu diperbolehkan berkumur.

Lakukan kegiatan ini setiap hari menjelang tidur untuk hasil yang maksimal.

6. Daun Sirih

Menggunakan daun sirih dapat menghilangkan karang gigi dan mengusir bau mulut, lho!

Cukup ambil selembar daun sirih dan tambahkan 1 batang cengkeh.

Haluskan sampi setengah halus lalu kunyah.

Hayoo! Jangan sampai kalah sama nenek kamu di rumah!

7. Konsumsi Vitamin C

Vitamin C baik untuk kesehatan mulut, lho.

Maka dari itu mengapa banyak pasta gigi yang menggunakan buah-buahan ber-vitamin C.

Kamu cukup hancurkan buah bervitamin C sampai halus.

Contohnya, jeruk stroberi atau lemon.

Lalu, celupkan pasta gigi dan sikat gigi selama 2 menit.

8. Rajin Minum Air Putih

Selain itu, rajin meminum air putih pun dapat mengurangi karang gigi.

Air liur berfungsi untuk menjaga kelembapan mulut dan meluruhkan plak dan sisa-sisa makanan yang ada di permukaan gigi.

Enzim yang terkandung dalam air liur juga dapat membantu melawan bakteri penyebab infeksi di mulut.

Cara menghilangkan karang gigi satu ini terbilang murah dan mudah.

Jadi, tak ada alasan untuk tidak minum air putih setiap hari.

9. Konsumsi Buah dan Sayuran

Semua orang sudah mengetahui bahwa buah dan sayur memiliki kandungan yang baik untuk tubuh, demikian pula untuk mulut.

Cara menghilangkan karang gigi selanjutnya cukup dengan mengunyah buah dan sayur secara rutin.

Selain untuk menghilangkan karang gigi, bau mulut yang tidak sedap pun dapat berkurang.

8 Cara Mudah Menghilangkan Karang Gigi Secara Alami


Memelihara kebersihan mulut dan juga gigi sangatlah penting, karena bau mulut itu sangat mengganggu, dan kesehatan gigi tentu harus terjaga.

Bukan hanya itu, munculnya karang gigi juga dapat mengganggu penampilan. Gigi menjadi terlihat kotor dan tidak sehat. Bahkan bagi sebagian orang, munculnya karang gigi bisa mengurangi rasa percaya diri karena bau mulut yang ditimbulkannya. Tapi tidak perlu khawatir, terdapat bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk mengurangi bahkan membersihkan karang gigi. Bahan ini pun dipercaya aman dan tidak memberikan efek samping negatif.

Gosok Gigi Teratur 2 Kali Sehari

Menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari, merupakan salah satu cara menghilangkan karang gigi secara alami. Bukan bahnya menghilangkan, kebiasaan menggosok gigi secara teratur juga dapat mencegah munculnya karang gigi. Tetapi perlu diperhatikan, menggosok gigi rutin saja tidak cukup. Gosok gigi juga harus dilakukan dengan benar supaya gigi bersih sempurna.

Menggosok gigi yang benar, tidak boleh dilakukan secara cepat dan terburu-buru. Idealnya gosok gigi dilakukan selama dua menit, dengan melakukan gerakan memutar dan menjangkau di setiap sela-sela gigi. Lebih mudahnya, dilakukan dengan menggunakan sikat dengan bulu yang lembut dan ramping supaya dapat membersihkan sisa-sisa kotoran hingga ke sela-sela gigi.

Menggunakan Pasta Gigi dengan Flouride

Dalam membiasakan gosok gigi, juga harus memperhatikan kandungan zat yang terdapat dalam pasta gigi. Pasta gigi yang baik adalah yang mengandung fluoride. Kandungan ini dapat memperkuat lapisan enamel gigi serta dapat mengurangi risiko pembusukan akibat makanan dan minuman asam.

Flossing

Selain menggosok gigi, flossing juga bisa menjadi pilihan cara menghilangkan karang gigi secara alami. Flossing merupakan Teknik atau cara membersihkan gigi dengan menggunakan benang. Cara ini dipercaya efektif dalam membersihkan plak gigi karena dapat menjangkau sela-sela gigi dengan baik.

Menggunakan Mouthwash

Cara menghilangkan karang gigi selanjutnya juga dapat dilakukan dengan berkumur menggunakan mouthwash. Cara ini sangat efektif membersihkan sisa makanan dan membunuh bakteri pada area gigi yang sempit.

Saat sudah banyak produk-produk pembersih mulut dengan berbagai kandungan yang mampu memberikan hasil maksimal. Anda bisa dengan mudah membelinya di mini marker hingga supermarket. Untuk hasil yang memuaskan, lakukan cara ini setelah menyikat gigi atau melakukan flossing.

Menghindari Makanan dan Minuman Manis

Untuk meminimalisir munculnya karang gigi, bisa dilakukan dengan mengurangi atau menghindari makanan dan minuman yang manis. Pasalnya, bakteri akan cepat tumbuh pada makanan dan minuman yang memiliki rasa manis. Dalam hal ini bakteri akan dengan mudah melepaskan zat asam yang kemudian dapat merusak gigi.

Mengurangi atau Menghindari Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok memang diketahui dapat memunculkan karang gigi dan noda coklat kehitaman pada gigi dan sela-sela gigi. Hal ini tidak lain disebabkan oleh zat-zat yang terdapat dalam rokok tersebut. Bahkan karang gigi yang ditimbulkan akibat kebiasaan merokok lebih sulit dihilangkan dibandingkan karang gigi yang berasal dari sisa-sisa makanan.

Menggunakan Baking Soda


Baking soda juga bisa digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi yang membandel. Bahkan diketahui, bahan ini efektif untuk menghilangkan karang berwarna kuning dan mengeras. Bukan hanya itu, baking soda pun dipercaya sebagai bahan pemutih gigi secara alami.

Caranya mudah, cukup ambil satu sendok makan baking soda lalu campurkan dengan sedikit garam. Aduk hingga rata, lalu gunakan sebagai pasta untuk menggosok gigi. Hasil akan terlihat maksimal, jika cara ini dilakukan dengan rutin.

Menggunakan Kulit Jeruk

Bahan alami lain yang bisa digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi adalah kulit jeruk. Bukan hanya buahnya yang kaya nutrisi, kulit jeruk juga memiliki zat-zat dan vitamin yang ternyata berguna untuk membersihkan gigi.

Tidak perlu cara yang rumit, cukup ambil beberapa bagian kulit jeruk yang sudah dicuci bersih. Lalu kulit jeruk tinggal digosokkan pada gigi secara merata. Lebih baik cara ini dilakukan di malam hari dan didiamkan sampai pagi. Setelah bangun tidur di pagi hari, bisa segera berkumur untuk membersihkan gigi dan mulut dari sisa zat kulit jeruk.

Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga merupakan bahan alami yang bermanfaat sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi. Minyak kelapa mempunyai kandungan anti-inflamasi, antioksidan asam laurat, asam lemak hingga sifat antimikroba. Dari hasil penelitian, kandungan tersebut mampu membersihkan plak gigi hingga 50 persen.

Sumber : www.merdeka.com

Senin, 30 Maret 2020

8 Cara Alami Obati Sakit Gigi dan Nyeri Gusi


Memang bukan perkara sepele ketika harus berurusan dengan sakit gigi. Meski sumbernya hanya di satu area kecil dalam mulut, rasa sakitnya bisa menjalar dari kepala hingga kaki! Tapi tenang, jangan kalah cerdik melawannya. Obat sakit gigi alami bisa jadi yang Anda butuhkan.

Penyebab sakit gigi bisa bermacam-macam, misalnya gigi berlubang serta gigi bungsu yang tumbuhnya tidak normal. Pencetus sakit gigi lainnya ialah makanan yang terselip antara dua gigi, infeksi gusi, hingga efek pemasangan kawat gigi.

Mengutip Healthline, berikut bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk meredakan sakit gigi. Namun pastikan, penggunaan bahan ini atas persetujuan dokter bila kini Anda sedang hamil, menyusui, atau sensitif terhadap bahan herbal.

1. Air garam

Khasiat air garam untuk mengatasi sejumlah masalah pada mulut memang telah teruji sejak lama. Bahkan, sejumlah dokter merekomendasikan cara ini sebagai obat alami atasi sariawan.

Cara membuat air garam ialah dengan mencampur 1/2 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Lalu, gunakan sebagai obat kumur alami.

Air garam dapat menjadi disinfektan alami yang mengurangi jumlah kuman. Air garam juga mampu melonggarkan partikel makanan yang mungkin tersangkut di sela gigi yang menyebabkan gigi sakit. Selain itu, air garam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka di mulut.

2. Kantong teh peppermint

Setelah Anda menikmati segelas teh peppermint, jangan dulu membuang kantong teh bekas pakai. Sebab, kantong teh peppermint yang masih basah dapat menenangkan gusi yang bengkak.

Untuk mendapatkan efek menenangkan yang lebih maksimal, masukkan kantong teh bekas pakai ke dalam freezer selama 5 menit. Lalu, ambil kantong teh yang basah dan dingin untuk dikompreskan ke bagian gusi yang bengkak atau sakit.

3. Bawang putih

Bukan sekadar bumbu dapur, sejak ribuan tahun bawang putih sudah menjadi salah satu bahan herbal penyembuh gejala penyakit karena kemampuannya untuk membunuh bakteri.

Pada mulut, mengunyah bawang putih segar atau mengoleskan pasta bawang putih dapat meredakan nyeri pada gusi sekaligus membuat plak menjadi lunak sehingga mudah dibersihkan.

4. Ekstrak vanila

Ekstrak vanila mengandung alkohol alami yang dapat membantu membunuh bakteri dan meredakan rasa sakit. Antioksidan pada vanila juga dapat membantu menyembuhkan radang gusi dengan lebih cepat.

Untuk menggunakan ekstrak vanila, teteskan ekstrak pada bola kapas. Lalu, kompres pada gusi atau gigi yang sakit.

5. Minyak cengkeh

Sama dengan ekstrak vanila, Anda bisa meneteskan minyak cengkeh ke bola kapas lalu aplikasikan pada gusi bengkak dan sakit.

Cengkeh mengandung eugenol yang merupakan antiseptik alami yang efektif mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan. Rempah yang populer selama ratusan tahun ini, sejak lama menjadi salah satu obat alami untuk atasi sakit gigi.

6. Daun jambu biji

Daun jambu biji memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu menyembuhkan luka. Serat pada daun juga mengandung antimikroba yang dapat menjadi 'antibiotik' untuk membasmi kuman di mulut.

Untuk mendapat manfaat daun jambu, Anda bisa membersihkan selembar daun lalu dikunyah. Atau, tumbuk daun ini dan rebus sebentar di air panas untuk dijadikan obat kumur alami.

7. Rumput gandum (wheatgrass)

Rumput gandum merupakan sejenis tanaman rerumputan yang memiliki daun kecil, panjang, dan halus. Rumput ini memiliki khasiat antiradang, di samping kandungan klorofilnya yang dapat melawan bakteri.

Cara menyembuhkan sakit gigi dengan rumput gandum ialah dengan menjadikannya sebagai obat kumur. Anda bisa menghaluskannya bersama dengan air matang dan kemudian di saring.

8. Minyak thyme

Rempah wangi ini memiliki sifat antibakteri dan antioksidan yang kuat untuk mengobati sakit gigi. Caranya, campur beberapa tetes minyak thyme dengan beberapa tetes air. Lalu, gunakan bola kapas untuk mengoleskan minyak ke bagian gusi yang radang atau sakit.

Cara Mengatasi Sariawan Tanpa Menggunakan Obat


Sariawan merupakan suatu kondisi di mana selaput lendir mulut terluka dan membentuk bercak putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Sariawan cukup menyakitkan dan dapat mengganggu aktivitas, terutama saat mengunyah dan menelan makan. Sampai-sampai, beberapa orang turun nafsu makan secara drastis saat ia sedang sariawan.

Melansir Healthline, selain merupakan perkembangan bakteri mulut Candida, ada faktor pemicu lain yang meningkatkan munculnya sariawan. Antara lain, cedera seperti tergigit dan menyikat gigi yang terlalu keras sehingga mulut terantuk sikat.

Kemudian makan makanan yang menimbulkan asam seperti jeruk, nanas, cokelat, kopi; kurangnya vitamin B12, zinc, folat, dan zat besi; penggunaan kawat gigi; perubahan hormon; stres atau kurang tidur; dan menurunnya imunitas seperti batuk, flu, HIV/AIDS.

Sariawan biasanya sembuh sendiri setidaknya satu hingga dua minggu. Namun banyak orang yang tidak tahan dengan rasa perih yang mengganggu, tentu tak ingin membiarkannya berlama-lama tinggal dalam mulut, bukan?

Terdapat cara menyembuhkan sariawan sendiri di rumah tanpa perlu membeli obat di apotek. Berikut cara menghilangkan sariawan tanpa obat, dilansir dari berbagai sumber.

1. Terapkan kebersihan oral yang baik
Sikat gigi perlahan dengan bulu sikat yang lembut. Tujuannya agar sikat tidak 'kepleset' sehingga menimbulkan cedera atau luka dalam mulut.

2. Jauhi makanan terlalu pedas dan asam
Ketika mulut mengalami sariawan, hindari makanan pedas. Bagaimanapun juga, makanan pedas benar-benar dapat mengiritasi sariawan dan membuatnya lebih menyakitkan.

3. Mengatasi sariawan dengan mengonsumsi suplemen zinc
Salah satu penyebab sariawan adalah kurangnya nutrisi zinc dalam tubuh. Mengonsumsi suplemen zinc dua kali sehari dipercaya mampu meredakan bahkan menyembuhkan sariawan secara penuh.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen zinc setiap hari sebagai upaya pencegahan sariawan, namun konsultasikan dahulu hal tersebut kepada dokter.

4. Berkumur air garam
Garam memiliki sifat antiseptik, pembersihan, dan menimbulkan efek menenangkan. Larutan air garam menjadikannya obat rumahan umum untuk menuntaskan pelbagai masalah mulut. Berkumur-kumur dengan air garam bisa membantu meredakan gejala sariawan. 

Larutkan satu sendok teh garam laut atau garam alami lainnya dalam setengah gelas air hangat, kemudian berkumurlah selama 30 detik. Setelah itu, bilas mulut dengan air segar. Lakukan ini dua sampai tiga kali sehari hingga luka sariawan membaik.

5. Kumur larutan baking soda
Berkumur dengan larutan air dan baking soda (sodium bikarbonat) juga dapat membantu mengobati sariawan. Baking soda merupakan substansi alkalin yang bisa menetralkan asam pada mulut. Baking soda juga bisa membunuh bakteri sehingga mempercepat penyembuhan.

Dalam sebuah penelitian pada 2009, para peneliti melihat efektivitas natrium bikarbonat sebagai desinfektan jamur Candida. Kemudian para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun tidak bekerja seefektif desinfektan lainnya, soda kue dapat menjadi obat rumahan alternatif yang layak dicoba.

6. Makan yogurt
Yoghurt mengandung biakan bakteri baik meningkatkan kesehatan pencernaan. Bakteri Lactobacillus yang ada di dalam yogurt dinilai mampu menyebar ke dalam tubuh melewati usus sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tak cuma itu, yoghurt tanpa gula ternyata juga membantu mengobati sariawan.

Yoghurt bekerja dengan menghentikan pertumbuhannya sekaligus membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik dan jahat di mulut. Karena lembut, yogurt pun cocok dimakan karena ketika mulut sariawan biasanya mengalami kesulitan menelan karena lesi mulut dan tenggorokan terasa sakit.

Jika ada tanda-tanda muncul sariawan, coba makan yogurt beberapa kali sehari. Pilih yoghurt tanpa pemanis agar jamur Candida tidak semakin tumbuh subur. Jika tidak menyukai yogurt, Anda bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan mengonsumsi suplemen probiotik harian.

7. Minum kunyit
Selain menghasilkan warna kuning cerah pada kunyit, senyawa aktif curcumin mengandung zat antiinflamasi yang baik untuk mengobati peradangan dan mengobati sariawan. Sebuah studi mengungkapkan khasiat curcumin sebagai antijamur meningkat ketika dikombinasikan dengan piperin.

Piperin merupakan senyawa yang ditemukan dalam lada hitam. Mengombinasikan curcumin dengan piperin dapat membantu tubuh memaksimalkan penyerapan kunyit. Meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk manusia.

Untuk mengobati sariawan, buatlah minuman kunyit dengan mencampurkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh kunyit bubuk dicampur dengan sedikit lada hitam dan 200 ml susu.

Panaskan dalam panci sampai hangat. Anda bisa meminumnya langsung atau menjadikannya obat kumur.

8. Oleskan minyak cengkih
Orang telah menggunakan minyak cengkih sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit pada mulut selama berabad-abad. Bahkan hingga kini dokter gigi masih ada yang menggunakannya sebagai antiseptik dan pereda nyeri.

Eugenol, senyawa utama dalam minyak cengkih bekerja layaknya penghilang rasa sakit. Dokter gigi juga sejak dulu telah menggunakan minyak cengkih untuk menangani pasien karena eugenol sama efektifnya dengan obat antistungi nistatin (Mycostatin) dalam menyembuhkan sariawan.

Cara menggunakannya sebagai obat yakni bubuhkan minyak cengkih pada kapas kemudian tempelkan pada sariawan. Bisa juga dengan mencampurkan 1 sendok teh cengkih utuh dalam 1 gelas air mendidih dan diamkan setidaknya 5 menit atau lebih. Kemudian gunakan airnya dan gunakan untuk berkumur.

Namun jangan terlalu banyak atau lama karena cengkih bisa menyebabkan reaksi alergi atau efek mati rasa pada beberapa orang.

9. Cuka apel
Orang yang menggunakan behel atau kawat gigi dan gigi palsu memiliki risiko lebih tinggi mengalami sariawan. Gigi palsu yang tidak pas atau tidak dibersihkan dengan baik meningkatkan potensi berkembangnya jamur Candida.

Menurut sebuah studi pada 2015, cuka sari apel memiliki sifat antijamur sehingga mungkin menjadi alternatif pengobatan untuk sariawan yang disebabkan oleh aksesori perawatan gigi.

Setelah menyikat gigi, larutkan 1 sendok teh cuka sari apel dalam 1 gelas air. Lalu gunakan untuk berkumur selama 15 detik. Setelah itu, Anda dapat menelannya jika mau. Pastikan untuk mengencerkan cuka sari apel, karena pH rendah dapat menyebabkan erosi pada mulut maupun pencernaan.

10. Vitamin C
Vitamin C (juga disebut asam askorbat) diperlukan untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dengan mendorong produksi sel darah putih, sehingga dapat melindungi tubuh dan melawan berbagai macam infeksi.

Mengonsumsi cukup vitamin C juga membantu sel-sel bekerja lebih efektif dan melindunginya terhadap molekul berbahaya. Dengan sistem kekebalan yang prima, mempercepat pemulihan keseimbangan tubuh.

11. Biji fenugreek
Rempah ini biasanya digunakan sebagai campuran kari. Daun fenugreek juga diketahui memiliki khasiat penyembuhan, terutama untuk mulut.

Fenugreek dapat meningkatkan sistem imun tubuh karena mengandung tinggi vitamin dan mineral, yakni riboflavin, zinc, zat besi, vitamin C, kalsium, karoten, dan fosfor. Untuk mendapatkan nutrisi tersebut, Anda cukup menambahkan daun fenugreek ke dalam masakan.

Atau jika ingin menjadi obat sariawan, siram 1 sendok teh biji fenugreek dengan segelas air dingin, kemudian aduk larutan tersebut dan gunakan untuk berkumur.

12. Daun basil
Daun basil ditemukan di berbagai masakan Italia yang menyerupai daun kemangi. Daun basil biasanya digunakan sebagai penambah rasa pada pasta atau salad.

Daun basil mengandung sifat antiinflamasi, antipenuaan, antibakteri, dan antioksidan seperti fenolik dan polifenol sehingga cocok dikonsumsi untuk meredakan pembengkakan sariawan, bahkan meredakan asma, radang usus, dan arthritis.

Karena bentuk dan rasanya yang mirip kemangi, Anda bisa memakannya seperti lalap atau menyeduhnya dengan air panas kemudian digunakan sebagai obat kumur.

13. Minum teh chamomile
Teh chamomile biasanya diminum ketika menjelang tidur karena memberikan efek menenangkan. Kandungan antiseptik dalam chamomile membuat tubuh rileks dan bisa menyehatkan pencernaan.

Rutin meminum teh chamomile hangat dapat meredakan rasa sakit akibat sariawan, bahkan mempercepat penyembuhannya.

14. Kompres dengan kantong teh bekas
Kantong teh bekas juga bisa anda jadikan obat sariawan. Kantong teh bersifat basa yang dapat menetralkan mulut yang asam agar tidak memperburuk rasa sakit akibat sariawan.

Daun teh juga mampu melawan infeksi dan peradangan yang menyebabkan sariawan. Sisa teh yang sudah diseduh dapat membantu meningkatkan kesehatan gusi dan mengurangi risiko penyakit gusi.

Cukup dengan menempelkan kantong teh celup bekas atau daun sisa seduhan teh selama lima menit pada luka sariawan di mulut anda.

Itulah 14 cara menghilangkan sariawan tanpa obat yang bisa dicoba. Bahan-bahan tersebut dapat ditemui di rumah dan dimanfaatkan untuk menyembuhkan sariawan. Jika telah berhasil menghilangkannya, Anda dapat mengurangi risiko terkena lagi dengan menerapkan kebersihan mulut.

Selain itu kurangi makan makanan yang terlalu asam dan pedas, mengonsumsi makanan sehat, jangan makan sambil berbicara karena berisiko tergigit, serta istirahat yang cukup agar terhindar dari stres.

5 Cara Alami Membersihkan Paru-paru


Kota-kota besar sangat berpolusi. Hal ini membuat banyak orang memiliki paru-paru yang tidak sehat. Apalagi, orang-orang yang kecanduan merokok, paru-parunya akan terlihat berwarna lebih gelap dibanding mereka yang menjalani hidup sehat.

Teknik membersihkan paru-paru ini dengan cara alami bermanfaat bagi para perokok dan orang yang memiliki kondisi paru kronis seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis, dan fibrosis kistik.

Berikut beberapa cara alami untuk membersihkan paru-paru.

1. Terapi uap

Terapi uap atau inhalasi uap dilakukan dengan cara menghirup uap air untuk membuka saluran udara dan membantu paru-paru mengeringkan lendir.

Uap dapat menambah kehangatan dan kelembapan udara yang dapat meningkatkan pernapasan dan membantu melonggarkan lendir di dalam saluran udara dan paru-paru.

Menghirup uap air dapat memberikan bantuan langsung dan membantu bernapas lebih mudah

2. Mengontrol batuk

Batuk merupakan cara tubuh mengeluarkan racun yang terperangkap dalam lendir. Mengontrol batuk juga dapat dilakukan untuk membersihkan paru-paru.

Dikutip dari Medical News Today, mengontrol batuk dapat dilakukan dengan duduk dikursi dena bahu santai. Pastikan kedua kaki rileks dan menyentuh tanah. Lipat lengan di atas perut, lalu perlahan tarik napas melalui hidung. Perlahan buang napas sambil bersandar ke depan dan mendorong lengan ke perut. 

Batuk dua atau tiga kali saat mengembuskan napas. Posisikan mulut sedikit terbuka dan perlahan-lahan napas melalui hidung, istirahat dan ulangi seperlunya.

Selalu terapkan etika batuk dan bersin agar droplet tan menula kepada orang lain.

3. Berolahraga

Berolahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Olahraga dapat membantu memersikan paru-paru.

Olahraga memaksa otot bekerja lebih keras dan meningkatkan laju pernapasan. Alhasil, pasokan oksigel lebih besar dapat meningkatkan sirkulasi sehingga membuat tubuh lebih efisien dalam mengeluarkan karbondioksida dan racun dalam paru-paru.

4. Minum teh hijau

Teh hijau mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan di paru-paru. Senyawa ini dapat melindungi jaringan paru-paru dari efek berbahaya saat menghirup asap.

Studi yang melibatkan lebih dari 1.000 orang dewasa di Korea menunjukkan bahwa orang yang minum setidaknya dua cangkir teh hijau per hari memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik.

5. Makan makanan antiinflamasi

Selain teh hijau, konsumsilah makanan antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan di paru-paru. Peradangan dapat menimbulkan sesak napas dan gejala penyakit pernapasan lainnya.

Makanan yang mengandung zat antiinflamasi adalah kunyit, sayuran hjau, bluberi, zaitun, dan kacang-kacangan.

Kunci Mengatasi dan Mencegah Smegma Adalah Menjaga Kebersihan Penis


Smegma adalah bercak putih bertekstur menyerupai bubur atau keju, yang berasal dari penumpukan minyak dan sel kulit mati. Biasanya, smegma ditemukan di lipatan kulit penis yang tidak disunat atau lipatan labia pada vagina.

Smegma juga merupakan indikasi seseorang tidak membersihkan penisnya dengan baik. Jika terus menerus dibiarkan, smegma dapat menyebabkan peradangan hingga infeksi pada penis.

Cara mencegah munculnya smegma

Sebenarnya, secara alami tubuh menghasilkan smegma lewat lubang kecil di kelenjar sebasea atau kelenjar minyak penis. Fungsinya adalah sebagai lubrikasi atau pelumas.

Cara mencegah munculnya smegma adalah dengan selalu menjaga kebersihan penis. Dengan demikian, tidak akan ada celah untuk bakteri atau kuman menempel pada smegma dan mengakibatkan infeksi tertentu.

Pada laki-laki yang belum disunat, bersihkan menyeluruh lipatan di ujung penis hingga ke bawahnya untuk menghindari adanya penumpukan smegma.

Selain itu, bukan berarti mencegah munculnya smegma harus diatasi dengan menggunakan sabun tertentu. Justru, sebaiknya hindari penggunaan sabun yang bisa memicu iritasi, seperti halnya dengan sabun pembersih kewanitaan yang bisa merusak keseimbangan pH alami vulva.

Hindari pula penggunaan pembersih dengan pewangi atau bedak yang justru rentan menimbulkan iritasi pada penis. Sesudah membersihkan penis, keringkan dengan kain lembut sebelum kembali mengenakan pakaian dalam atau celana.

Bagi orangtua yang memiliki anak laki-laki, basuh penis dengan air hangat setiap harinya untuk mencegah munculnya smegma. Namun pada bayi laki-laki, sebaiknya jangan menarik lipatan penis berlebihan karena masih melekat pada sebuah membran.

Usia aman untuk mulai menarik lipatan penis anak adalah ketika mereka mulai menginjak usia 5 tahun. Pada tahap ini, umumnya anak sudah bisa menarik lipatan penisnya sendiri. Bahkan, meski baru bisa melakukannya saat sudah remaja sekalipun, hal ini masih wajar.

Apakah smegma berbahaya?

Smegma adalah substansi yang tidak berbahaya. Bahkan, penelitian yang menyebut ada hubungan antara smegma dan kanker dinyatakan tidak tepat.

Sangat jarang smegma menimbulkan komplikasi serius. Hanya saja, jika akumulasi smegma tidak dibersihkan, ada kemungkinan menjadi keras. Akibatnya, rasa nyeri akan muncul karena bagian lipatan penis lengket dan tidak bisa dibersihkan.

Selain itu, smegma yang tidak segera dibersihkan juga rentan mengakibatkan munculnya bau tidak sedap pada penis. Akumulasi smegma juga dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga peradangan pada penis. Jika sudah parah, bisa terjadi balanitis.

Apabila penumpukan smegma tidak bisa dibersihkan sendiri, jangan ragu segera berkonsultasi dengan dokter. Bisa jadi, apa yang terlihat seperti smegma adalah gejala infeksi atau masalah lainnya.

Smegma tak hanya pada laki-laki

Tak hanya pada laki-laki, perempuan juga bisa memiliki akumulasi smegma. Biasanya, smegma pada perempuan terdapat pada lipatan antara vulva dan juga di sekitar klitoris.

Sama seperti laki-laki, cara mencegah sekaligus cara mengatasi smegma adalah dengan membersihkan perlahan organ reproduksi.
Selain itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti:
  • Gunakan pakaian dalam dengan bahan menyerap keringat seperti katun
  • Tidak pakai celana dalam saat tidur untuk memberi ruang kulit bernapas
  • Hindari penggunaan sabun kewanitaan
  • Hindari penggunaan vaginal douche atau cairan pembersih vagina dengan semprotan

Menjaga kebersihan organ intim adalah kunci mencegah adanya penumpukan smegma. Mengingat smegma adalah substansi yang secara alami diproduksi oleh tubuh, maka cara untuk mencegah akumulasinya adalah dengan selalu memastikan kebersihannya terjaga.

Sumber : www.sehatq.com

Arti Tangisan Bayi Tak Melulu Karena Lapar, Mungkin Ini Penyebabnya


Menangis merupakan cara yang dilakukan bayi untuk berkomunikasi, bagi para orang tua baru mungkin tangisan bayi akan terdengar sama pada awalnya, padahal cara bayi mengungkapkan sesuatu bisa dibedakan dari suara tangisannya.

Bayi baru lahir umumnya menangis selama 2-3 jam per hari. Untuk itu, orang tua perlu mengetahui arti tangisan bayi agar dapat mengenali maksudnya dan bisa segera menenangkan Si Kecil dengan tepat.

Apa saja arti tangisan bayi?

Ketika bayi menangis, insting pertama orang tua tentu ingin menenangkannya sesegera mungkin. Namun tidak selalu mudah untuk menerjemahkan apa yang diinginkan oleh buah hati. Jadi bagaimana cara membedakan tangisan bayi yang lapar, ingin dimanja, atau sakit?

DI bawah ini adalah sederet arti tangisan bayi dan cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapinya:
  • Lapar
Lapar adalah salah satu alasan umum bayi menangis, terutama pada bayi baru lahir. Tangisan lapar biasanya terdengar pendek-pendek, bernada rendah, dan naik-turun.

Anda bisa memberikan ASI pada bayi untuk melihat apakah ia benar-benar lapar atau tidak. Jikapun bayi tidak lapar, mungkin ia hanya ingin mengisap sesuatu untuk membuatnya merasa nyaman.
  • Masalah dengan perut
Tumpukan gas dalam perut maupun kolik dapat membuat bayi menangis tanpa henti. Bayi yang mengalami kolik bisa menangis setidaknya tiga jam per hari selama tiga minggu berturut-turut.

Biasanya, bayi yang memiliki masalah kesehatan tersebut akan tetap menangis meski sudah menyusu. Anda dapat mencoba mengusap punggungnya dan menggerakkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda secara perlahan-lahan.

Anda pun dapat memberikan obat untuk membantu mengeluarkan gas dari dalam perutnya. Tapi langkah ini tentu saja harus dikonsultasikan ke dokter anak terlebih dulu. Pasalnya, tidak semua obat cocok untuk Si Kecil dan efektif untuk menangani gangguan perutnya.
  • Kelelahan
Arti tangisan bayi yang satu ini mungkin akan sedikit membingungkan. Karena tak seperti orang dewasa, bayi yang kelelahan justru tidak mudah tertidur. Justru sebaliknya, mereka akan rewel dan menangis.

Cobalah untuk menidurkan bayi dengan membedongnya menggunakan selimut, sehingga bayi akan merasa nyaman seperti di dalam rahim. Mengajak buah hati berjalan-jalan ke luar rumah dengan kereta bayi juga akan membantu.
  • Butuh bersendawa
Saat menyusu lewat payudara sang ibu maupun botol, tak hanya susu yang ditelan bayi, tetapi juga udara. Udara yang tak dikeluarkan dengan cara sendawa bisa membuat bayi tak nyaman. Jadi apabila bayi Anda menangis setelah disusui, mungkin ia perlu disendawakan. 

Meski begitu, bersendawa sebenarnya tidak harus dilakukan setiap saat. Pasalnya, ada sebagian bayi perlu rutin disendawakan, sementara sebagian bayi lainnya tidak.
  • Alergi
Bayi bisa mengalami alergi terhadap komponen dalam ASI yang berasal dari makanan sang ibu maupun susu formula. Jika bayi Anda sering menangis setelah menyusu, mungkin ini dikarenakan ia sedang mengalami alergi.

Sementara beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan alergi pada bayi meliputi susu sapi, kacang-kacangan, kerang, telur, ikan, dan banyak lagi.

Periksakan bayi Anda ke dokter untuk mengetahui apakah ia alergi atau tidak. Dokter kemungkinan menyarankan Anda untuk menghindari konsumsi susu atau makanan tertentu selama seminggu.

Apabila bayi sudah jarang menangis setelah penerapan langkah tersebut, berarti ia memang mengalami alergi. Ini berarti, Anda sebaiknya menghindari susu maupun makanan itu.
  • Ingin dimanja
Terkadang, bayi menangis bukan karena lapar, lelah, atau masalah lain dalam tubuhnya. Tapi Si Kecil merengek karena ingin dipeluk dan dimanja. Jadi Anda harus pintar-pintar mengenal arti tangisan bayi yang satu ini.

Gendonglah buah hati dan ajak ia mengobrol untuk membuatnya tenang. Ia juga akan senang saat melihat, mendengar, dan merasakan kehadiran orang tuanya.
  • Tumbuh gigi
Umumnya, gigi pertama bayi muncul saat usianya menginjak 4-7 bulan. Proses tumbuh gigi ini bisa membuat gusi bayi terasa sakit. 

Jika bayi Anda sering menangis di usia-usia tersebut, Anda bisa menyelipkan satu jari ke permukaan gusinya. Dengan ini, Anda bisa meraba ada tidaknya tonjolan yang menandakan Si Kecil tumbuh gigi.
  • Kesakitan
Salah satu alasan bayi menangis adalah karena ia sedang kesakitan. Kulit bayi lebih sensitif, sehingga ia bisa menangis karena hal-hal yang mungkin sepele bagi orang dewasa. Misalnya, ada seutas rambut yang tersangkut di jarinya atau merasa tidak nyaman dengan label pakaian yang mengenai kulitnya.
  • Sakit
Tangisan bayi yang sedang sakit berbeda dengan tangisan lapar atau lainnya. Orang tua pun biasanya langsung tahu kalau tangisan bayi mereka terasa tidak ‘wajar’.

Karena itu, apabila berbagai cara menenangkan bayi sudah dilakukan dan ia masih rewel, bisa jadi ia sedang sakit atau tidak enak badan.

Anda perlu memeriksakan kondisi buah hati ke dokter untuk mengetahui penyebab di balik tangisannya secara pasti.

Sumber : www.sehatq.com

9 Cara Menghilangkan Karang Gigi tanpa Perlu ke Dokter

Cara Menghilangkan Karang Gigi di Rumah Tanpa Dokter 1. Bersihkan dengan Benang (Flossing) Menyikat gigi hanya membersihkan permukaan g...